Tumbuhkan Jiwa Wirausaha, Siswa SMA Negeri 1 Majenang Ramaikan CFD Majenang

Majenang-Mentari masih malu beranjak dari peraduannya, namun semangat siswa-siswi SMA Negeri 1 Majenang tak surut. Satu persatu barang hasil produksi  dijajakan di lapak no 12 dalam acara car fre day (CFD) sepanjang Jalan Diponegoro Kec. Majenang.

Ditengah gemburan virus Corona atau Covid-19, khususnya wilayah Jawa Tengah, acara rutinan yang baru saja diberlakukan akhir bulan Februari 2020 setiap hari minggu sepanjang Jl.Diponegoro di Kecamatan Majenang, Minggu 15 Maret 2020 masih diberlakukan. Kewaspadaan dan tetap menjaga kesehatan tetap menjadi prioritas dalam acara rutinan ini. Diberlakukan mulai pukul 06.00-09.00 CFD  sepanjang Jalan Protokol di kota majenang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat luas untuk beraktifitas melepas penat setelah sepekan disibukan dengan rutinitas. Ada yang hanya jalan-jalan santai bersama keluarga,  senam bersama dengan iringan musik remik. Ada juga sebagian masyarakat mengais pundi pundi rupiah dengan berdagang di sepanjang jalan sesuai dengan lapak yang telah d sediakan pemerintah kota Majenang.

Kesempatan ini d tangkap oleh Nila Wijayanti, S.Pd. sebagai sebuah peluang. Sebagai guru Prakarya dan Kewirausahaan di SMA Negeri 1 Majenang, Bu Nila-biasa siswa memanggilnya sehari-hari-tidak hanya mengajarkan bagaimana membuat atau memproduksi suatu barang. Namun Bu Nila juga mengajarkan kepada siswa-siswanya bagaimana barang yang sudah di produksi tersebut bisa bernilai ekonomi. Artinya barang yang sudah diproduksi oleh siswa agar bisa di jual untuk bisa mendapatkan ganti biaya produksi atau bahkan bisa ada keuntungan.

Seperti Minggu ini, dengan dibimbing Bu Nila, anak-anak yang sebelumnya sudah terbagi menjadi beberapa kelompok dengan produksi yang berbeda-beda berusaha untuk menjajakan hasil produksinya. Dari mulai bubur sumsum, jasuke[jagung susu keju], dan kue-kue lainya dipasarkan dengan harga  yang terjangkau masyarakat luas, dari mulai Rp.3000 sampai dengan harga yang  paling mahal Rp.10000.

Tampak salah satu siswa sibuk meracik jasuke untuk konsumen

Rencananya setiap Minggu akan dijajakan hasil karya dan produksi siswa secara bergantian dari mulai kelas X MIPA1 sampai dengan Kelas X MIPA 6 dan Kelas X IPS1 sampai dengan Kelas X IPS5. Setiap kelas mempunyai karya dan hasil produksi berbeda-beda. Berikut datar karya dan produksi siswa yang dijajakan dalam CFD setiap minggunya. Kelompok 1.chiken pop upRp 5000, Kelompok 2. Getuk Rp. 3000, Kelompok  3.roti putu ayu Rp.1000per biji + jasuke Rp5000, Kelompok 4.lopis Rp 3.000, Kelompok 5. Es kelapa muda Rp.3.500, Kelompok 6.Stup roti tawar keju Rp.10.000.  

Sambil menunggu perkembangan situasi dan kondisi terkini tentang covid-19 diwilayah Jawa Tengah. Jika ada surat edaran untuk menghentikan sementara CFD, maka akan kami Taati dan Patuhi sebagai masyarakat yang taat hukum dan peraturan, Tutur Bu Nila kepada redaksi web sman1majenang.sch.id (SA)

X